Rabu, 23 Desember 2020

Mangsa Kapitu di tahun 2020

Berdasarkan perhitungan Pranata Mangsa, Mangsa Kapitu pada tahun ini dimulai hari Selasa Pahing, 22 Desember 2020. Mangsa Kapitu biasanya ditandai dengan angin bertiup cukup kencang dan dengan durasi cukup lama di berbagai daerah di Jawa.

Akibat angin yang kencang ini pada masa-masa yang lalu banyak terjadi pohon tumbang atau patah.  Biasanya pohon-pohon tertentu yang boleh dibilang agak getas. Seperti sebagian pohon albasia. Bagian pucuk pohon Albasia memang boleh dibilang agak getas sehingga mudah patah jika terkena tiupan angin yang kencang. 

Pohon albasia memang merupakan pohon yang cepat tumbuh dan kayunya berguna untuk membuat perabot rumah tangga maupun membuat bangunan. Selain itu jenis kayu ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Hak heran banyak petani pada Mangsa Kanem menanam pohon Albasia. 

Pada Mangsa Kapitu, petani biasanya sudah kurang suka menanam pohon kayu. Iji wajar saja karena jika pada Mangsa Kapitu baru menanam, hampir dapat dipastikan akar belum bisa bekerja dengan baik dalam menyeeap nutrisi pada tanah. Sementara tekana dari angin cukup kuat, sehingga resiko tanaman gagal hidup cukup besar.

Pada permulaan Mangsa Kapitu, Selasa Pahing kemarin di tempat penulis dan beberapa tempat yang dilewati tidak terjadi turun hujan. Gerimis turun di pagi hari. Itupun tidak terlalu lama. Angin pun berhembus pelan. Namun walau bagaimana pun, masyarakat perlu waspada san berhati. Karena pada Mangsa Kapitu biasanya angin kencang dapat muncul sewaktu. Yang dapat mengakibatkan pohon tumbang atau patah. Jika kebetuan pohon yang patah mengenai jaringan listrik, bisa berakibat listrik padam.

 Semoga dengan membaca tulisan ini masyarakat lebih waspada dan lebih akrab dengan alam sehingga alam pun sayang dengan mereka.



-----------




Tidak ada komentar:

Posting Komentar